Masih Layani Akad Nikah di Rumah, KUA Gunungkidul Batasi 25 Hadirin

Masih Layani Akad Nikah di Rumah, KUA Gunungkidul Batasi 25 Hadirin

Masih Layani Akad Nikah di Rumah, KUA Gunungkidul Batasi 25 Hadirin

Masih Layani Akad Nikah di Rumah, KUA Gunungkidul Batasi 25 Hadirin

Selama diterapkan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di DIY, Kantor Kementerian Agama Gunungkidul masih melayani akad nikah di rumah.

Kendati demikian, KUA Gunungkidul menghalangi jumlah warga yang hadir, yaitu maksimal 25 orang.

Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul Arif Gunadi mengatakan PPKM tidak menganggu layanan akad nikah. Akad tetap mampu dilaksanakan di kantor uruasan agama (KUA) di masing-masing kapanewon atau petugas berkunjung ke rumah mempelai.

Namun, ada pembatasan jumlah hadirin. Akad di KUA hanya dibatasi delapan orang yang terdiri dari mempelai, dua saksi, dua petugas KUA, dan dua orang perwakilan dari keluarga. Hadirin akad di rumah dibatasi maksimal 25 orang.

“Ini udah kita sosialisasikan ke seluruh KUA,” kata Arif, Senin (11/1/2021), dikutip HarianJogja.com — jaringan SuaraJogja.id.

“Kami berkomitmen tidak sebabkan kerumumanan pada saat akad nikah supaya mata rantai penyebaran virus Corona mampu diputus. Selain itu, protokol kesegaran lainnya termasuk dilaksanakan dengan ketat,” ungkapnya.

Bupati Gunungkidul Badingah udah mengeluarkan instruksi mengenai dengan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terasa 11-25 Januari mendatang. Menurut dia, ada lebih dari satu poin perlu berkenaan pembatasan kesibukan keliru satunya melarang pelaksanaan kesibukan hajatan di masayarakat.

“Kegiatan sosial budaya ditiadakan. Salah satunya penyelenggaraan hajatan di masyarakat,” katanya.

Selain melarang pelaksanaan hajatan, bupati termasuk mengambil alih kebijakan untuk menerapkan program pembelajaran daring bagi siswa sekolah.

“Untuk wisata, restoran dan pusat perbelanjaan tetap boleh buka, namun operasional dibatasi sampai jam 18.00 WIB,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *