Dua Anggota Polisi Tersangka Penembak 6 Laskar FPI Belum Dipenjara

Dua Anggota Polisi Tersangka Penembak 6 Laskar FPI Belum Dipenjara

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri belum menahan dua anggota Polda Metro Jaya karena diduga membunuh empat FPI Laskar secara ilegal saat bentrok di tol Jakarta-Chicampek akhir tahun lalu.

Dua Anggota Polisi Tersangka Penembak 6 Laskar FPI Belum Dipenjara

 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rudy Hartono kepada wartawan, Rabu (7/4), mengatakan, “Kami masih menyelidiki apakah tersangka ditahan. Penyidik ​​akan melakukannya. Nanti akan dipertimbangkan.”

Rusdi menegaskan, penyidik ​​harus memiliki pertimbangan subjektif dan objektif ketika menilai perlu atau tidaknya penahanan.

Dalam kasus ini, tiga tersangka ditangkap polisi. Namun, pada awal Januari tahun ini, seorang petugas polisi dengan singkatan EPZ meninggal dalam sebuah kecelakaan. proses investigasi kepada EPZ pun dihentikan.

Di saat yang sama, polisi masih merahasiakan nama dua tersangka lainnya. Inisial juru bicara kepolisian Rusdi yang enggan disebutkan namanya saat ditanya wartawan soal identitasnya

Dia berkata: “Itu akan disampaikan nanti.”

Polisi tidak menahan dua rekan EPZ yang terlibat konflik, meski mereka terancam hukuman penjara hingga 15 tahun. Keduanya dituduh melakukan pembunuhan.

Ia mengatakan: “(Pasal sangkaan) masih sama dengan kemarin yakni Pasal 338 Jo Pasal 351 KUHP .”

Pasal 338 yang berbunyi: Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Dalam kejadian tersebut, sebanyak empat anggota FPI Laskar masih hidup, kemudian polisi membawanya ke dalam mobil. Pada saat yang sama, dua orang lainnya tewas dalam baku tembak sebelumnya. Polisi diduga menembak dan membunuh sisa FPI Laskar karena diklaim sempat melawan petugas kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *